She’s Broken and He’s Okay
Huft!! Banyak banget hal yang
harus aku lakukan saat aku membuat cerpen ini. Dengan jadwal pelajaran yang
padat, aku harus membuat cerpen, dan belajar ulangan-ulangan berhubung
sekolahku sudah memakai kurikulum 2013 (kurikulum baru) dimana yayasan juga menuntut
guru-guru untuk membuat rapot bulanan. Dan dimana juga, secara tidak langsung
setiap pelajaran pasti ulangan sebulan sekali, minimal.
Diantara semua hal yang harus
aku lakukan, aku juga sedang menghadapi pentas tari!!! Jangg.. Jang.. Jang..
aku akan menarikan ballet sebagai Folk Dance Girl dan jazz sebagai K-pop Class.
I’m so excited!!! and exhausted … Jadwalku semakin padat. Tak ada seharipun
untuk libur, bahkan minggu, sehingga aku harus membuat cerpen dimana aku bisa
memegang handphone.
Tetapi, untung saja, semua
rencana berjalan dengan lancar!! Good thing (:
Cerita ini terinspirasi dari
berita-berita yang baru saja aku baca di internet tentang bagaimana seorang
wanita bahkan rela bunuh diri, or commit a suicide, buat seorang cowo. Buat seorang
cowok loh! Nah, tetapi, di pikiran aku, ga mungkin kalau Cuma gara-gara cowok. Aku
membuat cerita ini dengan penuh pemikiran bagaimana cerita akan berakhir.
Well, memang tak semua hal di
kenyataan bisa seperti yang ada di cerpen. Tetapi, mungkin. Mungkin benar-benar
ada orang yang seperti di cerpen. Dimana, di cerita ini, Eli adalah orang kaya
yang baik tetapi ia mudah diperdaya dan akhirnya menyerah.
Love,
Stella Esperanza
No comments:
Post a Comment